MOTIVASI HIDUP - Bangkit atau Tidak, Itu adalah Pilihan

Saya pernah menonton film The Karate Kid" yang dibintangi oleh Jackie Chan dan Jaden Smith, putra aktor Hollywood Will Smith. Film ini menceritakan tentang kungfu.

Film ini terbilang sangat bagus karena di dalamnya terkandung pesan moral yang sangat berharga yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sekadar adegan berkelahi.

Ada sebuah percakapan antara Jackie Chan (Han) dan Jaden Smith (Dre) dimana Jackie mengatakan lebih kurang seperti ini, "Life will knock us down, but we can choose whether we want to get back up or not." Artinya hidup akan selalu menjatuhkan atau mengalahkan kita, tetapi kita bisa memilih apakah kita mau bangkit atau tidak. Ia mengatakan itu pada saat merenungi istri dan anaknya yang tewas akibat kecelakaan mobil. Dan Jaden telah memberinya pelajaran yang berharga.

Kalimat itu sungguh menggugah diri saya. Kadang kala hidup tidak adil kepada kita. Kadang hidup kelihatannya selalu mempermainkan kita, bahkan membuat kita terjatuh. Tetapi, kita bisa memilih untuk bangkit atau menyerah kalah. Bangkit atau tidak adalah pilihan yang kita buat!

Ketika kita jatuh dalam keterpurukan, kita bisa memilih untuk merasa menjadi korban dan menyalahkan hidup yang sungguh tidak adil. Konsekuensinya, kita tidak akan bisa mengubah apa pun karena kita telah mengembangkan sikap pasrah tanpa mau berbuat apa pun untuk memperbaikinya.

Di sisi lain, ketika kita jatuh, kita bisa memilih untuk tegar dan bangkit. Kita bisa memilih untuk tidak mau menyerah kalah. Kita bisa memilih untuk terus maju menerjang rintangan dalam hidup. Jika kita bisa bersikap seperti itu, percayalah, hidup tidak akan benar-benar bisa menjatuhkan kita.

Lantas mengapa ketika jatuh, ada sebagian orang yang memilih untuk terus bangkit dan sebangian orang memilih untuk merasa terhina dan hidup dalam keterpurukan? Alasan adalah karena pilihan. Setiap hari, kita selalu dihadapkan pada berbagai pilihan, baik pilihan yang mudah sampai pilihan yang sangat sulit.

Apa yang kita lakukan saat ini adalah hasil dari pilihan kita. Kita bisa memilih apa pun yang kita inginkan, tanpa ada yang melarang. Kita bisa memilih untuk sukses, kita juga bisa memilih untuk menjadi biasa-biasa saja, kita bahkan juga bisa memilih untuk menjadi pecundang. Semua tergantung pada apa yang Anda pilih. Bahkan ketika kita tidak membuat pilihan, itu juga sudah merupakan pilihan.

Hidup memang akan selalu berusaha merintangi kita. Hidup tidak 'jahat', melainkan agar kita menjadi orang yang lebih kuat ketika berhasil bangkit dan melewati rintangan. Orang yang memilih untuk tidak bangkit adalah orang yang berpikir bahwa hidup ini jahat dan tidak adil. Dengan berpola pikir seperti itu, mereka merasa menjadi korban ketidakadilan. Mereka lebih memilih untuk berhenti daripada bangkit dan kemudian jatuh lagi.

Mereka yang memilih untuk bangkit tidak peduli berapa kali mereka jatuh. Mereka akan bangkit satu kali lebih banyak. Mereka memilih untuk tidak mau begitu saja dikalahkan dengan telak oleh kehidupan. Tidak heran, mereka adalah para juara yang berdiri tegak sampai garis finish.

Hidup ini penuh pilihan, apakah Anda memilih untuk bangkit atau tidak, itu adalah pilihan Anda. Ingat kata-kata ini, "Hidup akan selalu menjatuhkan atau mengalahkan kita, tetapi kita bisa memilih apakah kita mau bangkit atau tidak."

Salam Sukses,

MOTIVASI HIDUP - Demi Impian Anda, Jangan Pernah Berhenti

Zaman dahulu kala, hiduplah seorang ibu bersama seorang anak kesayangannya yang masih sekolah. Sang ibu sudah ditinggal oleh suaminya yang telah meninggal dunia terlebih dahulu. Untuk menopang keluarganya, sang ibu mencari nafkah dengan menerima jasa membuat lukisan.

Lukisan yang dibuatnya sungguh indah dan membuat orang kagum, sehingga banyak orang meminta dirinya untuk membuat lukisan. Hasil dari pembuatan lukisan tersebut cukup untuk menghidupi dirinya dan anaknya.

Sang anak pada mulanya sangat bersemangat dan rajin bersekolah. Namun, lama-kelamaan, kelakuannya mulai berubah. Sifatnya yang rajin mulai mengendur, tidak belajar saat ujian hampir tiba sehingga nilai sekolah kurang memuaskan. Dan yang paling berat adalah ia mulai sering bolos sekolah.

Sang ibu sudah diberitahu perihal kelakukan anaknya oleh pihak sekolah. Berkali-kali anak tersebut dinasihati, tetapi sifat buruknya tidak juga dibuang. Sampai suatu hari, anaknya mendapat surat peringatan terakhir. Jika anaknya terus-terusan membolos, maka ia akan dikeluarkan dari sekolah. Di sisi lain, nilainya yang anjlok kemungkinan besar bisa membuatnya gagal naik kelas.

Sang ibu menegur anaknya. Dan ketika kemarahannya mulai memuncak, sambil menangis, ia mencoret dan menyobek lukisan yang sudah hampir selesai. Lukisan yang telah dibuat berminggu-minggu dirusak begitu saja. Hati anaknya ikut teriris sebab ia tahu ibunya susah payah melukis untuk menyekolahkan dan menghidupi dirinya. Anaknya pun ikut menangis dan memeluk ibunya sambil meminta maaf.

"Ampun, Bu! Aku minta maaf, aku tidak akan jahat lagi. Aku tahu aku telah bersalah, tapi ibu jangan merusak lukisan yang sudah ibu lukis dengan susah payah," ujar anaknya.

Ibunya pun berkata,
"Tidak ada gunanya ibu melukis hanya untuk melihat dirimu seperti ini. Ibu membuat lukisan dengan harapan bisa menyekolahkanmu agar kelak kamu bisa menjadi orang yang berguna. Jika kamu dikeluarkan dari sekolah atau tinggal kelas, pengorbanan ibu akan menjadi sia-sia."

Ibunya melanjutkan,
"Lihat lukisan yang sudah rusak ini! Lukisan ini dibuat dari goresan demi goresan dan dibutuhkan ketekunan dan ketelitian untuk membuatnya menjadi indah. Karena itulah sebuah lukisan indah bisa bernilai tinggi. Karena ibu sudah mencoret dan merusaknya, maka lukisan ini sudah tidak bernilai lagi. Begitu juga dengan kamu. Apa yang sudah kamu pelajari di sekolah sampai sejauh ini sesungguhnya sangat berguna bagi masa depan kamu. Tetapi, sifat kamu yang buruk akan membuat semuanya menjadi tidak berguna dan bernasib sama seperti lukisan ini.."

Sambil berlinang air mata, anaknya sadar dan berjanji pada ibunya, "Aku menyesal dan tidak akan mengulangi lagi perbuatanku yang dulu. Aku berjanji tidak akan bolos lagi dan akan belajar dengan rajin agar kelak bisa membahagiakan ibu."

Sejak saat itu, anaknya mulai berubah menjadi anak yang rajin, ulet, tidak bolos sekolah, dan menyayangi ibunya.

Pesan kepada pembaca:

Bagi sebagian besar orang, memulai sesuatu untuk meraih impian mungkin tidak sulit. Yang membuatnya menjadi sulit adalah begitu banyak orang yang memutuskan untuk berhenti di tengah jalan. Banyak orang yang memutuskan untuk menyerah karena berbagai masalah.

Mungkin Anda juga pernah mengalami hal seperti ini. Anda memiliki impian yang sangat ingin Anda raih. Semangat Anda begitu berkobar. Tekad Anda begitu besar untuk menjadi seperti yang Anda inginkan. Anda mulai mengambil tindakan. Tetapi seiring berjalannya waktu, semangat Anda mulai kendur. Hambatan demi hambatan membuat Anda putus asa dan menyerah. Akhirnya, impian Anda terkubur dalam-dalam dan mulai dilupakan. Impian yang begitu indah akhirnya ternoda dan rusak.

Sesungguhnya semua orang, termasuk Anda, bisa meraih impian jika Anda tidak pernah mau menyerah. Jika Anda terus berjalan, maka Anda akan tiba di tempat yang Anda impikan. Tidak peduli berapa banyak hambatan, rintangan, masalah atau kegagalan yang berusaha menghentikan Anda, jika Anda memutuskan untuk tidak berhenti, maka tidak akan ada yang bisa menghentikan langkah Anda untuk mencapai impian.

Bukankah musuh yang paling ditakuti adalah musuh yang tidak pernah mau menyerah? Berhenti dan menyerah bukanlah pilihan yang dibuat oleh seorang juara. Seorang juara tidak akan pernah menjadi juara jika ia memutuskan untuk berhenti. Seorang juara juga pernah jatuh, tetapi ia dikenang bukan karena ia pernah jatuh, melainkan karena memilih untuk tidak menyerah, bangkit dan akhirnya berhasil mencapai impian-impiannya.

Salam sukses!

MOTIVASI BISNIS - Sukses dan Tuhan

Saya pernah mendapatkan pertanyaan dari seseorang di Facebook yang menanyakan, "Apakah sukses itu ada hubungannya dengan Tuhan?" Menurut saya, pertanyaan ini adalah pertanyaan yang baik dan mendasar, yang perlu diketahui oleh setiap orang.

Sebagaimana pernah dikatakan oleh Ralph Waldo Emerson, bahwa kunci sukses yang utama adalah percaya pada diri sendiri. Memang tanpa adanya percaya diri, mustahil kita mampu untuk mencapai sasaran atau tujuan kita. Dengan adanya rasa percaya diri inilah, kita berani mengambil resiko untuk bertindak dan sekaligus melaksanakannya dengan semangat.

Pertanyaannya: dari mana rasa percaya diri itu timbul? Rasa percaya diri ini muncul ketika kita mengenali bakat, kemampuan, dan potensi yang kita miliki. Dengan berupaya menggali potensi-potensi yang kita miliki, melalui eksplorasi diri, kita akan menemukan potensi terbesar yang kita miliki. Pada saat kita menemukan kemampuan dan potensi diri yang kita miliki, kita akan merasa seperti menemukan harta karun yang tak ternilai harganya. Kita pun akan bersyukur atas pemberian itu. Bila kita telah mengetahui bakat, kemampuan dan potensi yang kita miliki dan sesuai yang dibutuhkan masyarakat, kita akan merasa mampu untuk melayaninya dan dari sinilah rasa percaya diri itu mulai tumbuh. Selanjutnya kita akan mempersiapkan konsep dan rencana kerja untuk menyalurkan kemampuan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Pertanyaan selanjutnya dari siapa bakat, kemampuan dan potensi itu berasal? Sebagai manusia ciptaan Tuhan, tentunya semuanya itu telah diberikan kepada kita. Semuanya telah ada di dalam diri kita, dan siap untuk dimanfaatkan. Tuhan akan senantiasa memberi apa yang kita perlukan untuk melayani masyarakat. Bila pelayanan yang kita berikan sesuai dengan kehendak-Nya, maka apa pun yang kita butuhkan akan mengalir. Oleh karena itu kita sudah sepantasnya menjaga relasi dengan Tuhan. Dengan melakukan tindakan-tindakan yang baik dan positif dalam pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat dan terus bersyukur, inilah cara menjaga hubungan dengan Tuhan.

Kita tidak boleh sedikitpun mengalihkan perhatian dari Tuhan, karena kita sesungguhnya adalah saluran bagi terlaksananya kehendak-Nya. Semua berkat dan rahmat Tuhan hanya bisa tersalurkan kepada masyarakat melalui diri kita. Bila kita memandang rendah kemampuan diri sendiri, tidak percaya pada bakat yang kita miliki, egois, sombong dan suka mengandalkan kemampuan diri sendiri, tanpa kita sadari bahwa kita sedang melepaskan hubungan dengan Tuhan; dan sebagai sinyalnya, kita akan merasa takut, cemas, ragu-ragu dan kurang percaya diri. Bila kita sering mengalami perasaan negatif seperti di atas, cepatlah sadar dan mulailah untuk menelusuri isi pikiran kita.

Sebaliknya untuk meraih sukses, kita harus senantiasa dalam keadaan emosi yang positif, seperti merasa damai, tenang, rasa percaya diri yang menguat, bersemangat, dan antusias. Semua emosi positif ini akan muncul bila kita menghargai dan percaya akan bakat, kemampuan dan potensi yang telah diberikan oleh Tuhan. Jadi untuk sukses itu, sangat erat hubungannya dengan Tuhan, sebab kita hanyalah saluran bagi kehendak-Nya.

Salam Bahagia dan Sejahtera!

MOTIVASI BISNIS - Kegagalan Dimulai Dari Kesuksesan

Adalah baik merayakan kesuksesan, tetapi yang lebih penting adalah memperhatikan pelajaran-pelajaran dari setiap kegagalan (Bill Gates)

Tiga raksasa otomotif Amerika Serikat - General Motos Corp (GM), Chrysler LLC, dan Ford Motor Co - yang dikenal dengan ”The Big Three” meminta dana talangan kepada kongres Amerika sebesar 34 Milliar Dollar AS guna menyelamatkan industri otomotif yang membawa citra Amerika Serikat dari kebangkrutan sekaligus juga menghindari gelombang pemutusan hubungan kerja. Tetapi sampai sekarang dana talangan tersebut belum disetujui oleh senar Amerika Serikat.

Itulah sepenggalan berita yang dimuat berbagai media internasional dan lokal beberapa minggu belakangan ini. Saya terkejut ketika pertama kali membaca berita itu. Bagaimana mungkin tiga perusahaan-perusahaan otomotif terbesar, berumur ratusan tahun, hadir di lebih dari 30 negara, memiliki sekitar 160 pabrik di seluruh dunia dan produk-produknya merajai jalan-jalan hampir di seluruh dunia, bisa nyaris bangkrut. Bukankah dulunya mereka perusahaan-perusahaan sangat sukses? Mengapa sekarang mereka bisa nyaris bangkrut?

Memikirkan nasib ”The Big Three”, saya langsung teringat sebuah kalimat seorang rekan, CEO dari sebuah perusahaan besar di Australia. Dia berkata, ”Berny, nothing fails like success (tidak ada kegagalan seperti kesuksesan).” Kalimat yang luar biasa, bukan?

Sesungguhnya, Anda, saya, dan semua organisasi, menjadi lebih rentan ketika telah mencapai kesuksesan. Karena seringkali kesuksesan membawa perusahaan pada sebuah tempat dimana tidak lagi efisien, sombong, dan arogan. Ketika orang dan bisnis mencapai kesuksesan, seringkali mereka menjadi lebih mencintai diri mereka sendiri. Mereka tidak lagi menghargai pelanggan seperti sebelum mereka sukses. Mereka berhenti berinovasi, tidak lagi bekerja keras, dan takut mengambil resiko. Mereka begitu sibuk dengan diri sendiri untuk mempertahankan kesuksesan yang telah mereka raih, dan tidak lagi fokus untuk memperbaiki diri. Mereka begitu terbuai dengan kesuksesan. Itulah yang dialami oleh ”The Big Three.”

Lihat saja bagaimana para CEO ”The Big Three” ditengah krisis keuangan perusahaan masih bisa terbang dengan jet pribadi dari Detroit ke Washington untuk ”mengemis” dana talangan ke kongres Amerika. Menurut data, pada tahun 2007, biaya seorang pekerja di pabrik GM di Amerika adalah US$ 73 per jam, sedangkan Toyota hanya mengeluarkan biaya US$ 48 per orang setiap jam. Tahun lalu Toyota dapat membuat sebuah mobil atau truk dengan biaya operator US$ 4.000 lebih sedikit dari GM. Toyota memiliki tingkat produktivitas yang lebih baik dari pada GM. Kesuksesan membuat perusahaan terlena.

Sekitar sebulan lalu, saya pergi ke sebuah restauran sea food di daerah kelapa gading. Saya kaget, karena restauran tersebut sepi. Padahal, kira-kira setahun lalu restauran itu sangat ramai dikunjungi orang. Antrian panjang sekali. Tetapi, karena pada saat itu mereka merasa telah sukses, mereka tidak lagi memperhatikan pelanggan mereka. Pelayanan semakin lambat dan kualitas makanannyapun menurun.

Menarik pelajaran dari ”The Big Three” dan restauran sea food itu, maka seharusnya, semakin Anda sukses, Anda harus semakin rendah hati, semakin berkomitmen untuk terus lebih efisien, konsisten melakukan perbaikan-perbaikan, terus meningkatkan pelayanan, lebih bekerja keras, semakin mencintai pelanggan, dan terus menerus memberikan nilai tambah. Albert Einstein pernah berucap, ”Cobalah untuk tidak menjadi orang sukses, tetapi menjadi orang yang memberikan nilai tambah dalam hidup ini.”

Syukuri kesuksesan Anda, tetapi jangan terbuai olehnya. Karena, jika Anda berhenti melakukan hal-hal yang telah membawa Anda pada puncak gunung kesuksesan, maka pada saat itu juga Anda sedang tergelincir dalam lembah kegagalan. Jadi, tetaplah waspada pada saat Anda di puncak kesuksesan, karena seringkali kegagalan dimulai dari kesuksesan Anda.

MOTIVASI BISNIS - Rahasia Kekuatan Entrepreneur Sukses

Salam ENTREPRENEUR...

Saya melihat sekarang ini...beberapa tahun belakangan ini, fenomena menggeliatnya entrepreneurship di Indonesia ini sangat membanggakan. Banyak bermunculan Young Entrepreneur, yang begitu bersemangat untuk memulai usaha atau bisnis sendiri. Ini memang patut untuk diacungi "Dua Jempol Tangan". Salut!!!

Sebagai seorang yang punya usaha atau berbisnis sendiri, tentunya Anda menginginkan kesuksesan yang berkesinambungan bukan? Apalagi bagi Anda yang baru saja memulai membuka usaha atau baru bisnis sendiri, tentu punya harapan besar untuk selalu bisa bertahan dan semakin meningkatkan bisnis Anda sendiri secara berkesinambungan. Benarkah begitu? Pastilah Anda menjawab: BENAR!!!

Nah, berkaitan dengan maraknya Dunia Entrepreneurship saat ini, Saya ingin berbagi dengan Anda, rekan-rekan Entrepreneur atau Anda yang mau terjun sebagai Entrepreneur...tentang beberapa hal yang semestinya dipunyai oleh setiap Entrepreneur, jika mereka menginginkan Kesuksesan yang Berkesinambungan.

Di sini, Saya melihat ada 6 (Enam) Kekuatan Inti, yang harus dipunyai seorang Entrepreneur Sukses, yaitu:

1. KEKUATAN IMAN (Faith Power)

•Kekuatan Iman, "tidak bisa tidak"...merupakan hal paling pokok dan paling penting...nomer satu yang mesti dimiliki oleh Entrepreneur. Kekuatan Iman, selain mengartikan bahwa kita memang wajib percaya, bahwa ALLAH pasti akan menolong kita...juga mewajibkan kita untuk "mengimani" atau meyakini apa pun jalan yang telah kita tempuh itu memang benar adanya. Jangan jadi orang yang selalu ragu-ragu...begitu... Percaya Diri saja!

•Dengan Iman, kita akan menjadi makhluk yang selalu pandai bersyukur, senang membantu sesama, dan tidak pernah tinggi hati.

2. KEKUATAN PIKIRAN (Mind Power)

•Kekuatan Pikiran artinya, kita jangan gampang berpikir untuk menyerah, jangan mudah untuk berpikir tidak mampu. Karena apa pun yang kita pikirkan tersebut...benar adanya, dan pasti segera berwujud menjadi kenyataan. Karena, Ingatlah! pikiran kita punya kekuatan super... Super Mind Power!!! Pikirkanlah hanya hal-hal positif! Jadi jangan meremehkan pikiran kita sendiri ya...entar menyesal belakangan deh...

3. KEKUATAN KESEHATAN (Healthy Power)

•Kekuatan Kesehatan mengingatkan kita semua, agar selalu menjaga kesehatan fisik maupun psikis, kesehatan raga dan jiwa. Jangan sampai kita terlena dengan hanya berusaha dalam bisnis, sehingga melupakan kesehatan...akhirnya kita jatuh sakit secara fisik maupun psikis. Ini bisa menyebabkan bisnis kita hancur berantakan!!! Uang kita juga bisa habis hanya untuk berobat ke dokter, ke paranormal...ke dukun...

4. KEKUATAN IMPIAN (Dream Power)

•Kekuatan Impian tidak diragukan lagi, sebagai mesin penggerak menuju cita-cita kita. Tanpa impian, jangan harap kita bisa bergerak menuju kesuksesan. Dengan impian, kita menjadi bersemangat luar biasa prima saat bergerak menuju cita-cita. Tanpa impian, kita pastinya yaa diam aja di tempat...dan capee' deh...diam melulu!

5. KEKUATAN KEMAUAN (Will Power)

•Kekuatan Kemauan tentu saja juga harus kita punyai. Lha kalau tidak ada kemauan, bagaimana bisa ada jalan? Yaa nggak? Kata orang bijak kan begini: "Dimana Ada Kemauan, Disitu Ada Jalan". Dengan kemauan tinggi pula, kita bisa menjadi orang yang sangat kreatif. Sehingga selalu ada jalan keluar bagi setiap permasalahan. Berbagai ide-ide besar dan cerdas juga bisa keluar karena kekuatan kemauan yang tinggi.

6. KEKUATAN JARINGAN (Networking Power)

•Nah ini, Kekuatan Jaringan juga wajib dimiliki seorang Entrepreneur. Kita mesti berusaha untuk mempunyai banyak teman...gitu maksudnya. Tapi yaa nggak sembarangan teman lho, harus teman pilihan...mesti milih teman lah kita ini... Kalau nggak milih teman, wah...kita bisa keliru berteman dengan garong, maling, penyelundup, koruptor...berabe kan? Oleh karena itu, untuk membangun Kekuatan Jaringan ini kita wajib pilih teman yang se-visi bisnis (ini lebih diutamakan), sebab kan kita lagi menggalang dukungan untuk bisnis kita, yaa nggak? Jadi bangunlah Kekuatan Jaringan Bisnis...

Oke, saat ini baru Saya simpulkan ada 6 (Enam) Kekuatan Inti untuk menjadi Seorang Entrepreneur Sukses.

Salam Luar Biasa Prima!

MOTIVASI BISNIS - Menjadi Entrepreneur dan Pebisnis Muda Sukses

Kemarin teman saya melamar perkerjaan ke beberapa perusahaan. Teman saya ini ketika kuliah dulu cukup cemerlang dan memiliki prestasi yang lumayan. Akan tetapi gara-gara ketatnya persaingan, dia belum dapat perkerjaan juga, padahal sudah 6 bulan dia mengganggur. Bandingkan dengan teman saya yang satu lagi, ketika masa kuliah dulu prestasinya biasa-biasa saja, akan tetapi ketika dia keluar dari kampus, dia sudah punya penghasilan dari bisnis kecil-kecilan yang ditekuninya sejak masih bangku kuliah. Memang tidak terlalu besar, hanya bergerak di bisnis pulsa, tapi mendingan ‘ada' daripada ‘tidak sama sekali' bukan? Atau, lebih baik mempunyai penghasilan dari 2 sumber daripada 1 sumber bukan? :D

Akhir-akhir ini, banyak sekali pelatihan / training dalam bentuk seminar atau expo yang bertemakan entrepreneur atau pebisnis muda. Mungkin ada yang berpendapat, "Hmmm apa pentingnya sih menjadi entrepreneur? Jadi pebisnis itu kan susah, membutuhkan modal besar, apalagi kalau usaha kita nanti bangkrut, rugi banget. Mendingan jadi pegawai, setiap bulan pasti dapat duit, yang pasti-pasti saja lah."

Memang tidak ada salahnya menjadi pegawai, tapi pertanyaanya sekarang adalah, "Kalau bisa menjadi ‘tangan di atas', kenapa harus menjadi si ‘tangan di bawah'?Kalau bisa jadi ‘Bos' atas bisnis kita, kenapa harus jadi pegawai yang disuruh-suruh? Kalau bisa sekarang mempunyai penghasilan tanpa menunggu gelar/titel, kenapa harus nanti ketika lulus baru cari penghasilan?

Mungkin juga teman2 juga sering melihat ada teman di kampus atau di kantor yang menawarkan bisnis kepada kamu yang bersifat MLM atau Member Get Member. Kebanyakan dari kita pasti kurang tertarik dengan bisnis seperti ini, tapi tahukah Anda, saya pernah bertanya ke beberapa teman saya yang pernah menawarkan bisnis sejenis kepada saya, dan mereka semua bilang kalau mereka melakukan bisnis begitu bukan karena mereka suka atau seneng berbisnis MLM, tapi mereka sedang mengejar IMPIAN untuk MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK. Wow! That's great! Mereka berkerja bukan untuk masa sekarang, tapi untuk masa depan. Pola pikir ini lah yang sangat jarang ditemui.

Pada zaman teknologi ini, memang tidak bisa dipungkiri, anak-anak muda haruslah kreatif dan mandiri. Tidak perlu meminta-minta uang lagi kepada ortu, tapi haruslah sigap dan bertindak cerdas untuk masa depannnya. Tidak harus bisnis yang saya kasih contoh di atas, masih banyak lagi seperti bisnis clothing, online, kue, musik, otomotif, dan masih banyak lagi.

Intinya cuma satu, lakukan bisnis sesuai dengan HOBIkamu. Kalau kamu udah melakukan sesuai hobi, kamu akan selalu enjoy walaupun bisnis kamu naik turun penghasilannya. Kalo kamu seneng masak, ya kamu bisa titipkan makan atau kue yang sering kamu buat ke kantin kampus atau sekolah. Nah, nanti kamu dapat komisi apabila makanan itu laku. Misalnya kamu senang otomotif, kamu bisa memanfaatkan ilmu kamu tentang otomotif dengan membuka klinik otomotif di internet, tapi tentunya teknis nya tidak bisa saya jelaskan semua di sini. Atau kalau kamu ingin bisnis yang modalnya tidak terlalu besar, dan barangnya banyak dibutuhkan (kebutuhan primer bisa dibilang pada zaman sekarang), yaitu bisnis pulsa, kamu bisa menjadi ‘counter pulsa dadakan' teman-teman kamu di mana pun kamu berada.

Intinya adalah asal ada kemauan, pasti ada jalan (if there is a will, there is a way). Ingat, KONDISI kamu hari ini tidak menjamin masa depan kamu, tapi POLA PIKIR kamu hari ini, itu yang menjamin masa depan kamu!!SEMANGAT!!

KUMPULAN MOTIVASI - "Hidup Harus Selalu Optimis"

Saudaraku, Hidup Harus Selalu Optimis,,,

Seperti yang dikisahkan oleh Bob Butler berikut ini. Silahkan membaca... ^_^

Bob Butler kehilangan kedua kakinya pada tahun 1965 akibat ledakan ranjau di Vietnam. Ia kembali ke negerinya sebagai pahlawan perang. Dua puluh tahun kemudian, ia sekali lagi membuktikan kepahlawanan yang murni berasal dari lubuk hatinya.

Pada suatu hari dalam musim panas, Butler sedang bekerja di garasi rumahnya di sebuah kota kecil di Arizona, AS. Tiba-tiba, ia mendengar jeritan seorang wanita dari salah satu rumah tetangganya. Ia menggelindingkan kursi rodanya ke rumah ini, tetapi semak-semak yang tinggi di rumah itu tidak memungkinkan kursi rodanya mencapai pintu belakang. Maka, veteran itu keluar dari kursinya dan merangkak tanpa peduli debu dan semak yang harus dilewati.

"Aku harus sampai ke sana. Tak peduli bagaimanapun sulitnya," ucapnya dalam hati.

Ketika Butler tiba di rumah itu, ia tahu bahwa jeritan tersebut datang dari arah kolam. Di sana, seorang anak perempuan berusia kira-kira tiga tahun sedang terbenam di dalamnya. Anak itu lahir tanpa lengan sehingga ketika ia jatuh ke dalam kolam, ia tidak dapat berenang. Sang ibu hanya bisa berdiri mematung sambil menangisi putri kecilnya. Butler langsung menceburkan diri dan menyelam ke dalam dasar kolam lalu membawanya naik. Wajah anak bernama Stephanie itu sudah membiru, denyut nadinya tidak terasa dan tidak bernapas.

Butler segera berusaha melakukan pernapasan buatan untuk menghidupkannya kembali sementara ibunya menghubungi pemadam kebakaran melalui telepon. Ia diberi tahu bahwa petugas kesehatan kebetulan sedang bertugas di tempat lain. Dengan putus asa, ia terisak-isak sambil memeluk pundak Butler.

Sementara terus melakukan pernapasan buatan, Butler dengan tenang meyakinkan sang ibu bahwa Stephanie akan selamat. "Jangan cemas," katanya. "Saya menjadi tangannya untuk keluar dari kolam itu. Ia akan baik-baik saja. Sekarang, saya akan menjadi paru-parunya. Bila bersama-sama, kita pasti bisa."

Beberapa saat kemudian, anak kecil itu mulai terbatuk-batuk, sadar kembali, dan mulai menangis. Ketika mereka saling berpelukan dan bergembira bersama-sama, sang ibu bertanya kepada Butler tentang bagaimana ia yakin bahwa anaknya akan selamat.

"Ketika kaki saya remuk terkena ledakan di Vietnam, saya sedang sendirian di sebuah ladang," ceritanya kepada perempuan itu. "Tidak ada orang lain di sekitar situ yang bisa menolong, kecuali seorang gadis Vietnam yang masih kecil. Sambil berjuang menyeretku ke desa, gadis itu berbisik dalam bahasa Inggris patah-patah, 'Tidak apa-apa. Anda akan hidup. Saya akan menjadi kaki Anda. Bersama-sama, kita pasti bisa.'"

"Ini kesempatan bagi saya untuk membalas yang pernah saya terima," katanya kepada ibu Stephanie.

Sahabat inspirasi yang Luar Biasa,

Saya sangat menyukai pernyataan bahwa "manusia adalah makhluk sosial". Karena sehebat apapun kita, saya yakin akan lebih hebat saat kita bekerja bersama-sama. Mungkin seorang pemain hebat mampu untuk memenangkan permainan seorang diri, tetapi untuk memenangkan sebuah kejuaraan itu adalah kerja sebuah tim.

Ingatlah
kita tidak pernah sendiri dalam hidup ini. Kita selalu memiliki teman yang selalu ada dan siap membantu kita. Terlebih lagi kita memiliki Tuhan yang Maha Kuasa, jangan pernah lupakan kehadiranNya dalam setiap sisi kehidupan kita.

Bersama kita BISA!

Salam sukses Luar Biasa!

[Kita semua adalah malaikat-malaikat bersayap sebelah. Hanya bila saling membantu kita semua dapat terbang (Luciano de Crescenzo).]